Kisnewsonline -Cilegon, Vivi Filsafat pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Cilegon yang berlabel Budeddys Keripik ini sudah banyak mengukir prestasi dari tingkat Kota, sampai nasional bahkan internasional.

Budeddys Keripik yang berlokasi di Jl. Mawar I No.1 003/004, BBS II, Ciwedus, Kec. Cilegon, Kota Cilegon, Banten ini pernah memenangkan Enterpreneur Award SeKota Cilegon dua tahun berturut-turut, jadi juara 2 di 2018, dan menjadi Juara 1 di 2019.

” Alhamdulillah kita dapat Enterpreneur Award dua tahun berturut-turut, selain itu kita juga dapat penghargaan kemasan dan juara satu display produk jualan se-provinsi Banten,” ungkap Vivi, Jum’at (24/11/23)

Pisang Budeddy’s buatan Vivi Filsafat asal Kota Cilegon juga ternyata pernah mejeng di ajang internasional seperti MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Tak hanya itu, keripik pisang asal kota Cilegon ini juga pernah menjadi finalis pada ajang Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 yang merupakan hasil dari kurasi dengan total pendaftar 6.531, dengan total finalis dari 16 Kabupaten/Kota adalah 433 yang terdiri dari subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf RI.

” Iya benar saya ikut pameran di MotoGp Food Festival Mandalika selama dua hari 18-20 Maret 2022, setelah itu saya ikut AKI dan Alhamdulillah dari 6531 peserta se-Indonesia yang daftar hanya 433 UMKM yang terpilih dan lolos menjadi Finalis AKI 2022 yang diadakan oleh Kemenparekraf, salah satunya BUDEDDY’S KERIPIK, kemudian saya Ke Bedakan,” tutur mantan perawat di salah satu Rumah Sakit di Kota Cilegon.

Vivi Filsafat mengaku untuk sampai di posisi sekarang ini butuh perjuangan panjang, mengalami jatuh bangun bahkan usahanya sempat drop karena adanya covid-19. Kemudian dia, dapat informasi dan mendatangi salah satu Dinas yang menaungi UMKM yakni Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon.

” Karena Covid-19 kita sempat drop, tapi Alhamdulillah nya saya bertemu dengan salah satu pegawai dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon, saya mendapatkan bimbingan dan semangat, kita bisa start up lagi dan akhirnya bismillah kita ikut kurasi nasional dan internasional hingga akhirnya bisa menjadi finalis Aki dan mejeng bisa di perhelatan MotoGP di Mandalika di 2022 lalu,” tutur Vivi.

Selain itu Vivi juga mengungkapkan sudah banyak ikuti pameran, baik pameran Lokal, Nasional maupun internasional. Bahkan Budeddy’s Keripik, hasil olahan beragam keripik pisang, talas, dan sukun dengan tampilan kemasan yang cukup elegan ini sudah menembus pasar di Malaysia, Abu Dhabi, Arab Saudi, Rusia hingga Cina.

” Kalau untuk pameran internasional itu kita sudah di tiga negara yaitu pameran di Rusia, Hongkong, Cina, itu yang melalui pameran, kalau misal untuk ekspor kita memang sudah ekspor tapi masih kecilan, komoditinya belum kontainer, paling 100 pcs yang kita kirim sendiri walaupun masih bentuk ekspedisi. Kita sudah kirim ke Korea dan newzeland,” ungkap Vivi.

Vivi juga memiliki mimpi tersendiri untuk usahanya yaitu ingin membuat inovasi baru dengan memanfaatkan limbah dari bahan baku yang ia gunakan dalam membuat produk.

” Jadi kedepannya kita ingin ada pengembangan produk dimana kita mau menciptakan brand positioning. Pengembangan itu nanti di pisang dengan talas dmana kita menciptakan produk camilan dari mulai ibarat kata bonggolnya, terus kulit pisangnya kita jadikan suatu produk, jadi limbah dari kulit pisang itu kita jadikan suatu produk sehingga menghasilkan cuan, dan saat ini kita sudah berinovasi mengolah kulit pisang jadi kerupuk kulit pisang, atau membuat tepung pisang untuk bahan pembuatan bolu kuwuk khas Cilegon, semua itu masih tahap pengembangan,” pungkas Vivi.

Perlu diketahui keripik hasil UMKM yang disajikan dalam setiap kegiatan merupakan olahan dari pisang, dan ditambahkan beberapa item seperti gula aren, gula tebu. Dalam pengolahannya 100 persen menggunakan gula Aren atau gula tebu, tidak ada campuran apapun. (ADV/Ssk).

Facebook Comments

By admin