Kisnewsonline – Cilegon, Untuk memperdalam pengetahuan para pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) Cilegon, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Cilegon kembali akan menggelar pelatihan untuk UMKM Kota Cilegon di September mendatang. Hal itu di ungkapkan oleh Plt Kepala Disperindag Kota Cilegon Syafrudin, Kamis (31/08/23).
” Kita akan menyelenggarakan pelatihan lagi untuk UMKM Cilegon, dan ini pelatihan bagian kedua,” ungkapnya.
Dalam pelatihan ini, lanjut Syafrudin, Disperindag Cilegon masih bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan melalui Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP).
“Disperindag Cilegon akan terus berupaya meningkatkan peran UKM dalam kinerja ekspor Indonesia melalui kegiatan pelatihan ekspor ini, dan untuk materi yang akan di sampaikan dalam pelatihan nanti adalah bagaimana memulai ekspor, agar UMKM tahu cara bagaimana untuk mengekspor produk unggulan mereka,” imbuhnya.
Selain itu Syafrudin juga menjwlaskan bahwa pelatihan di September nanti lebih diarahkan kepada pelatihan kerajinan dengan menggunakan bahan baku daun pandan, atau produk anyaman.
“Sarasan sebenarnya adalah hanya kita ingin ada spesifikasi terhadap produk UMKM kita, untuk bahan bakunya nanti kita datangkan dari sekitar Banten yaitu Pandeglang, jadi pelatihan ini arahnya adalah pengembangan ke spesifikasi baru kita. Dan pelatihan pada September ini sasarannya baru pada 25 UMKM kita,” jelas Syafrudin.
Dalam pelatihan ini Disperindag Cilegon akan memperkenalkan dasar-dasar produk UMKM kerajinan berbahan baku daun pandan. Jadi dengan adanya spesifikasi produk UMKM ini akan lebih memperbanyak model dan tipenya.
” Mudah-mudahan dengan adanya spesifikasi UMKM ini tidak hanya produk batik saja tapi ada juga anyaman, jadi kita kombinasikan antar batik dan anyaman sehingga akan lebih banyak model-model dan tipe-tipenya,” tuturnya.
“Saya berharap dengan adanya pelatihan ini para UMKM terbuka wawasannya tentang ekspor, dan bisa bersaing di pasar global nantinya,” tutup Syafrudin. (ADV/Ssk).