Di Anggap Tak Dukung PPKM Di Cilegon, Warga Minta Developer Perum BRA Di Beri Sanksi Oleh Gugus Tugas

Di Anggap Tak Dukung PPKM Di Cilegon, Warga Minta Developer Perum BRA Di Beri Sanksi Oleh Gugus Tugas

Warga BRA Saat menjaga Posko Covid-19

CILEGON, KNO – Warga Perumahan Bumi Rakata Asri (BRA) yang berlokasi di Kelurahan Ciwedus Kecamatan Cilegon merasa kesal dengan pihak Developer yang tak mendukung Program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mulai berlaku pada 3 Juli di Kota Cilegon.

Lantaran Keinginan Warga Untuk mendirikan Posko Covid-19 di Pintu Masuk Gerbang Perumahan tersebut di larang oleh Pihak Developer dengan alasan khawatir tidak ada tempat untuk Parkir Konsumen

“Ini Pihak Developer mendukung Program Pemerintah gak sih, kita para Warga ingin mendirikan Posko Covid-19 di pintu gerbang aja dilarang, alasannya pun sederhana banget, takut tidak ada tempat parkir buat konsumen” Ucap Eka W Dahlan Ketua RW 007 Perumahan Bumi Rakata Asri, Sabtu (03/07/2021)

Eka pun mengatakan bahwa sejak di berlakukannya PPKM pada hari ini, Sabtu (03/07/2021) di Kota Cilegon  tidak ada nya penjagaan yang ketat dilakukan oleh pihak keamanan di Pintu masuk gerbang perumahan, padahal sudah puluhan Warga yang tinggal di Perumahan tersebut terkonfirmasi Positif Covid-19

“Coba bisa kita lihat malam ini, mana ada Security yang menjaga dengan ketat di pintu gerbang, Masyarakat bebas keluar masuk Perumahan ini, padahal Warga Kami dalam catatan sudah sekitar 54 Orang yang terkonfirmasi Positif Covid 19, bisa di bilang, BRA ini udah Zona Merah” Tegas Eka

Eka pun berharap dalam hal ini Gugus tugas Covid-19 Kota Cilegon menegur pihak Developer atau memberi sanksi dengan tidak mau mendukung Program PPKM di Kota Cilegon.

Terlihat Warga Dengan Bebas Keluar Masuk Tanpa Ada Penjagaan yang ketat dari Pihak keamanan Perum BRA

“Mereka Cuma mikirin untung rugi aja, bukan mikirin penanganan Kasus Covid 19 untuk saat ini, kami meminta Gugus Tugas segera bertindak, kasih teguran bahkan kasih Sanksi aja sekalian” Tutur Eka dengan Nada Kesal.

BACA JUGA  Kades Mangunreja Kecamatan Pulo Ampel Mohon Maaf Terkait Intimidasi Jurnalis

Warga pun lanjut Eka, tetap mendirikan Posko Covid-19 yang jarak nya sekitar 200 meter dari pintu gerbang Perumahan, dan akan di jaga secara bergantian.

“Kami para warga menjaga Posko ini secara bergantian, dan kita terapkan sejumlah aturan jika ada warga atau pun tamu yang ingin keluar masuk perumahan, seperti pakaian masker dan Cek suhu serta cek data diri untuk tamu” Jelas nya

Selain itu, sejumlah keluhan Warga pun di sampaikan, salah satunya seperti sampai saat ini pihak Developer BRA belum juga menyediakan Lahan Pemakaman untuk Warga, padahal Pihak Developer sudah menjanjikan hal itu Jauh – jauh hari.

“Untuk lahan Pemakaman Akhirnya kami para Warga Swadaya, karna sampai saat ini Pihak Developer belum juga menyediakan, padahal mereka udah lama menjajikan, jelas kami Kecewa banget” Tutur Rio Ketua RT 05 BRA. (Ang)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

https://pertanian.unitri.ac.id/vendor/scatter-hitam/ http://manggar.balikpapan.go.id/vendor/thailand/ klik88 tok99toto k86sport kaizen88 k86toto miliarbet ok88 blitar4d https://mtio.pta-kaltara.go.id/js/scatter-hitam/ https://mtio.pta-kaltara.go.id/js/pgsoft/ https://mtio.pta-kaltara.go.id/js/sthai/ https://sawitseberang.langkatkab.go.id/wp-content/upgrade/scatter-hitam/ https://sawitseberang.langkatkab.go.id/wp-content/upgrade/thailand/ https://sawitseberang.langkatkab.go.id/wp-content/upgrade/ladangtoto/ https://sawitseberang.langkatkab.go.id/wp-content/upgrade/pgsoft/ https://inspektorat.sorongkab.go.id/frontend/web/assets/s-pulsa/ slot gacor server thailand slot pulsa dana qris scatter hitam mahjong slot depo 5k situs scatter hitam server thailand scatter hitam slot gacor slot deposit pulsa pola scatter hitam